Kamis
10 Juli 2008
SELVIN DI TONDOK LITAK
Masih ingat kejadian di Desa Meko Sulawesi tengah
pada awal 2007. Seorang bocah berumur 8 tahun menggemparkan dunia
dengan karunia penyembuhan yang diberikan kepadaNya dari yang maha
kuasa. Sampai saat ini, gaungnya memang mulai meredup. Tetapi baru-baru
ini keberadaan Selvin -demikian nama bocah itu- kembali mengemuka
khususnya di sekitar kaki gunung sesean di Tana Toraja. Bersama beberapa
keluarga dan sahabatnya, Selvin mengunjungi daerah Tondok Litak dan
menginap di rumah orang Tua sahabatnya yang bernama Nipi'. Kehadirannya
menggemparkan warga disekitar Tondok Litak, sehingga sontak ratusan
warga berkumpul disekitar rumah gubuk milik orang tua Nipi' dan menyanyikan
lagu pujian sebagaimana layaknya di Meko.
Tetapi sayang, dalam sepanjang ibadah itu, Selvin
tidak pernah menampakkan dirinya, dan lebih memilih bersembunyi di
kamar. Saya yang juga hadur di sana dan terlibat dalam pujian penyembahan
bersama warga jemaat, sempat berfikir, mengapa Selvin tidak mau menemui
orang-orang yang ingin melihatnya ? Saya menduga karena kebanyakan
orang ingin melihat Selvin karena penasaran dengan wajah bocah itu
dan tidak lagi berfikir tentang Figur utama yang berada dibalik keberadaanNya
yaitu Yesus Kristus, sebagaimana yang sering dikataka Selvin : jangan
cari saya, tetapi carilah Tuhan.
Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi setiap
orang yang merindukan jamahan Tuhan dalam kehidupannya: mengapa kita
mulai mengidolakan manusia - yang memang tidak ingin diidolakan -
melebihi kecintaan kepada Tuhan ? Renungkanlah !!
Kamis 10 Juli 2008
LAI BERBAGI KASIH DENGAN 5000 ALKITAB UNTUK TORAJA
Sebab
aku mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil, karena Injil
adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang
percaya, pertama-tama orang Yahudi, tetapi juga orang Yunani.
Sebab di dalamnya nyata kebenaran Allah, yang bertolak
dari iman dan memimpin kepada iman, seperti ada tertulis: "Orang
benar akan hidup oleh iman. (Roma 1:16-17). Petikan
Firman Tuhan ini dibacakan oleh Pdt. L. Simatupang, S.Th.
dalam acara penyerahan 600 eksemplar Alkitab kepada warga
jemaat se-klasis Sesean, Gereja Toraja. Bersama utusan
dari Lembaga Alkitab Indonesia Jakarta, dan cabang Makassar,
dan Alexander Mangoting sebagai kontributor untuk Tana Toraja,
warga jemaat besukacita menyambut uluran kunjungan Kasuh
ini.
Perjalanan ke Kayurame merupakan salah satu
rangkaian kunjuingan LAI ke Tana Toraja untuk secara langsung
mendistribusikan 5000 Alkitab untuk Toraja, yang diprioritaskan
kepada jemaat-jemaat di Pedesaan. Atas nama semua warga jemaat
yang mendapatkan Alkitab secara cuma-cuma tersebut, Tomanglaa
mengucapkan terima kasih kepada LAI dan seluruh donatur yang
telah menjadi saluran berkat Tuhan untuk kami. Tuhan memberkati
LAI.
|